Raih Prestasi Lewat Lomba Bergengsi
Temukan informasi lomba bergengsi tingkat nasional dan internasional.

Program pengembangan ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi yang memfasilitasi mahasiswa dengan bantuan pendanaan, pendampingan, penguatan kapasitas, serta pembelajaran berbasis praktik guna menciptakan usaha yang inovatif, mandiri, dan berdampak nyata bagi perekonomian
P2MW 2026 membagi kompetisi menjadi dua kategori tingkat kematangan usaha: Tahapan Usaha Awal dan Tahapan Usaha Bertumbuh
Ditujukan untuk bisnis yang baru berjalan kurang dari 6 bulan, belum memiliki karyawan tetap, belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), tetapi sudah melakukan validasi masalah-solusi (problem-solution fit) serta memiliki proyeksi laba rugi
Ditujukan untuk bisnis yang telah berjalan minimal 6 bulan, sudah memiliki legalitas usaha resmi (NIB/OSS), memiliki riwayat penjualan (traction), dan telah melakukan validasi pasar (product-market fit)
Kelompok usaha yang dinyatakan lolos seleksi substansi berhak mendapatkan bantuan dana maksimal sebesar Rp15.000.000,00 untuk Tahapan Awal, dan maksimal Rp20.000.000,00 untuk Tahapan Bertumbuh. Dana disalurkan melalui perguruan tinggi dalam dua tahap: Tahap I sebesar 90% untuk operasional awal, dan Tahap II sebesar 10% setelah mengunggah Laporan Kemajua
Setiap Perguruan Tinggi wajib melakukan seleksi internal terlebih dahulu (dibuktikan dengan Berita Acara seleksi). Setelah itu, kampus diperbolehkan mengirimkan maksimal 3 (tiga) kelompok usaha (terdiri dari 1 kelompok Tahapan Awal dan 2 kelompok Tahapan Bertumbuh) untuk setiap Kategori Usaha yang dikompetisikan
Dana hibah dilarang keras digunakan untuk belanja modal (peralatan/mesin) di atas Rp1.000.000,00 per item, barang inventaris pribadi (seperti laptop, handphone, kamera), utilitas bulanan (air, listrik, gas), biaya paket data/wifi, honor tim pengusul, gaji karyawan tetap, sewa tempat usaha/gudang, serta biaya transportasi dalam/luar kota
Penggunaan Artificial Intelligence (AI) diperbolehkan secara sangat terbatas hanya sebagai alat bantu inspirasi, referensi awal, atau penyusunan strategi. Peserta dilarang keras menyalin langsung (copy-paste) atau menghasilkan keseluruhan isi proposal menggunakan AI. Pelanggaran ketentuan ini akan dikenakan sanksi administratif
Direktorat Belmawa memberikan acuan fleksibel kepada perguruan tinggi untuk mengonversi seluruh rangkaian kegiatan P2MW mahasiswa (mulai dari pembekalan, validasi konsumen, produksi, pendampingan, hingga keikutsertaan di KMI Expo) menjadi pemenuhan kurikulum akademik setara hingga 6 SKS
Penilaian seleksi substansi proposal didasarkan pada 6 kriteria utama: (1) Noble Purpose / Tujuan Mulia (10%), (2) Konsumen Potensial (20%), (3) Inovasi Produk (25%), (4) Pemasaran (20%), (5) Sumber Daya (15%), serta (6) Keuangan, Traction, dan Monetisasi (10%)