Desa Konservasi dan Tangguh Bencana
Kemandirian Adaptasi, Mitigasi, dan Konservasi Lingkungan Desa
Fokus pada desa/kelurahan rawan bencana (hidrometeorologi, kebakaran, geologi) guna membangun kesiapsiagaan mandiri. Aktivitas meliputi perancangan mitigasi, konservasi lingkungan, pembentukan kader, dan penguatan kelembagaan lokal. Indikator minimum: terbentuknya kelembagaan tangguh bencana dengan program kerja terukur, terbentuknya kader desa, dan partisipasi minimal 25% KK desa dalam kegiatan
Desa/Kelurahan Wirausaha
Pemberdayaan Potensi Lokal untuk Akselerasi Ekonomi Desa
Mengangkat keunggulan sumber daya lokal menjadi produk ekonomi bernilai tinggi melalui inovasi program seperti one village one product, one village one CEO, atau socioentrepreneur. Indikator minimum: dihasilkan minimal 10 pelaku usaha individu rintisan/pengembangan, minimal 1 usaha kelompok berkelanjutan, serta peningkatan omzet dan perluasan pasar nasional/regional
Smart Farming
Implementasi Pertanian Cerdas Berbasis Inovasi Teknologi
Penerapan metode pertanian, perikanan, peternakan, atau pertanian terpadu secara cerdas berbasis teknologi untuk mendukung ketahanan pangan. Indikator minimum: diterapkannya minimal 1 ide smart farming, adanya minimal 1 kelompok tani (minimal 20 orang) yang menerapkan demplot/percontohan, serta proses difusi teknologi ke masyarakat luas
Desa/Kelurahan Sehat
Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Budidaya Sehat Preventif
Upaya sistematis mewujudkan desa yang bersih, nyaman, aman, dan sehat. Fokus pada penanganan isu kesehatan mendesak serta promosi preventif melalui budidaya dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Indikator minimum: adanya kelembagaan penanggung jawab kesehatan desa, peningkatan perilaku sehat masyarakat, dan penurunan angka permasalahan kesehatan spesifik
Desa/Kelurahan Cerdas
Peningkatan Kompetensi Nonformal Lewat Pojok Literasi