Raih Prestasi Lewat Lomba Bergengsi
Temukan informasi lomba bergengsi tingkat nasional dan internasional.

Ajang kompetisi rancang bangun dan rekayasa robotika tingkat nasional bergengsi untuk menumbuhkan inovasi teknologi, sekaligus sebagai seleksi penentuan tim terbaik yang akan menjadi wakil resmi Republik Indonesia pada ajang ABU Asia-Pacific Robot Contest 2026 di Hong Kong
Dalam perlombaan, tim wajib membawa dua robot. Robot 1 (R1) dapat berupa robot otomatis penuh maupun manual yang dikendalikan oleh operator. Sementara itu, Robot 2 (R2) wajib berupa robot otomatis secara penuh yang beroperasi secara independen tanpa kendali manusia begitu pertandingan dimulai
Keamanan adalah prioritas utama lomba. Berat gabungan kedua robot (termasuk baterai dan controller) maksimal 50 kg. Tegangan sirkuit maksimal adalah 42V, dan nominal tegangan baterai dibatasi pada 24V. Robot dilarang menggunakan aki (lead-acid), mekanisme terbang (drone), pendorong proyektil, atau daya isap vakum untuk memindahkan objek. Robot yang menggunakan sistem udara bertekanan maksimal bertekanan 600 kPa
Menguji kemandirian sistem otomatis, R1 dan R2 sama sekali dilarang berkomunikasi menggunakan transmisi nirkabel (seperti Radio Frekuensi, Wi-Fi, atau Bluetooth) satu sama lain selama pertandingan. Namun, bentuk komunikasi berbasis sensor seperti pembacaan sinyal cahaya (LED), semaphore, atau visi komputer untuk saling mengenali pergerakan masih diperbolehkan
Tahap seleksi mewajibkan tiap tim mendemonstrasikan robotnya via Zoom selama 10-15 menit menggunakan 4 sudut kamera (1 akun ketua tim, 1 kamera pantau lapangan statis, dan 2 kamera dinamis untuk menyorot aksi detail robot seperti pengambilan KFS). Kesiapan strategi dan ketaatan spesifikasi ukuran robot akan dinilai di sini